Teori Receptio in Complexu

by wirawan on December 21, 2008

Teori receptio in complexu ini dikemukakan oleh Mr. W.C. van den Berg, Guru Besar di Delf dan Penasihat bahasa-bahasa Timur dan Hukum Islam pada Pemerintah kolonial Belanda.

Inti dari teori ini adalah sebagai berikut: “Selama bukan sebaliknya dapat dibuktikan, menurut ajaran ini hukum pribumi ikut agamanya, karena jika memeluk agama harus juga mengikuti hukum agama itu dengan setia”.

Tegasnya menurut teori ini, kalau suatu masyarakat itu memeluk suatu agama tertentu, maka hukum Adat masyarakat yang bersangkutan adalah hukum agama yang dipeluknya itu. Kalau ada hal-hal yang menyimpang dari hukum agama yang dipeluknya, maka hal ini dianggap sebagai suatu “perkecualian/penyimpangan” dari hukum agama yang telah “in complexu gerecipieerd” (diterima secara keseluruhan) itu.

Dengan berlandas pada teori yang dikemukakannya itu, maka van den Berg menggambarkan hukum Adat itu sebagai hukum yang terdiri hukum agama dan penyimpangan-penyimpangannya.

Teori van den Berg ini mendapat banyak tentangan dari para sarjana, antara lain:

  1. Prof. Snouck Hurgronje dalam bukunya “De Atjehers” Jilid I;
  2. Mr. van Ossenbruggen dalam bukunya “Oorsprong en eerste ontwikkeling van testeer en voog dijrecht”;
  3. Mr. I.A. Nederburgh dalam bukunya “Wet en Adat” Jilid I;
  4. Mr. C. van Vollenhoven dalam bukunya “Het Adat-recht van Nederlans Indie”;
  5. dan lain-lainnya.
Be Sociable, Share!

{ 4 comments… read them below or add one }

agung April 28, 2009 at 12:03 pm

selamat malam pak…

saya ingin bertanya :

- saya kurang mengerti dari pernyataan “selama bukan sebaliknya dapat dibuktikan” bisakah bapak menerangkan lebih rinci..??

- kalau dalam masyarakat hukum adat tersebut terdapat bermaca-macam pemeluk agama maka hukum agama ( sebagai hukum adat ) mana yang berlaku..??

Reply

suka antara yasa February 19, 2011 at 11:51 am

selamat malam pak,
saya mahasiswa ekstensi unud
saya sedang mengambil mata kuliah hukum adat bali
yang saya tanyakan,
1. apakah hukum hindu itu ada?
2. bagaimana membedakan antara hukum hindu (kalau ada) dan hukum adat yang berlaku di bali, karena dalam setiap adat di bali dinafasi oleh hindu dengan konsep tri hita karana..?

terima kasih…

Reply

sabardi April 6, 2011 at 11:31 am

maksud teori receptio incomlexu, kukum dari masyarakat acaeh itu adalah hukum agamanya, tetapi yang sudah dianggap sebagai hukum adatnya, jadi dalam kehidupan sehari-hari aplikasi dari hukum agamanya itu telah ditempakkan melalui adat-istiadatnya.

Reply

aref April 10, 2011 at 7:28 am

bisa bapak kasih tahu apa- apa aja teori dalam hukum adat

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: